Analisis Pembelajaran Peserta Didik Tunanetra Kategori Low Vision Pada Jenjang SMALB

Authors

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran pada peserta didik tunanetra kategori low vision di jenjang SMALB serta mengidentifikasi kesesuaian pembelajaran yang diberikan dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik tunanetra kategori low vision kelas XI di SLB Kabupaten Gorontalo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang cukup baik, serta mampu berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekolah. Pembelajaran telah disesuaikan dengan karakteristik peserta didik melalui penggunaan penjelasan verbal, layanan pembelajaran individual, dan bahan ajar yang dimodifikasi sesuai kemampuan visual peserta didik. Namun, kemampuan kemandirian peserta didik masih perlu ditingkatkan dan pemanfaatan teknologi asistif dalam pembelajaran belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah dalam mengembangkan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik guna mendukung perkembangan akademik, sosial, dan kemandirian secara optimal.

Downloads

Published

2026-07-10