Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Anak Dengan Hambatan Penglihatan (Tunanetra) Pada Jenjang SDLB di SLB Kabupaten Gorontalo
Keywords:
Hambatan Penglihatan, Pembelajaran Khusus, Braille, SDLBAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran bagi peserta
didik dengan hambatan penglihatan (tunanetra total) di SDLB Kabupaten Gorontalo.
Aspek yang diamati meliputi profil kondisi peserta didik, hambatan penglihatan,
perkembangan motorik halus dan kasar, kemampuan kognitif dan akademis,
perkembangan sosial-emosi, serta adaptasi kurikulum yang diterapkan guru. Metode yang
digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah
seorang peserta didik perempuan bernama Sakira Humaira Musa, berusia 9 tahun, kelas 2
SDLB, dengan kondisi tunanetra total. Penelitian dilaksanakan di SLB Kabupaten
Gorontalo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dengan
guru kelas (Sunarti Wajo, S.Pd.), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
proses pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan dan mood anak menggunakan
media papan braille. Kemampuan kognitif Sakira masih berkembang namun ia memiliki
keunggulan dalam menghafal surah Al-Qur'an dan memahami cerita pendek. Kendala
utama meliputi kesulitan meraba tulisan braille, kurangnya fokus saat menerima instruksi,
dan kelelahan fisik dalam belajar.
