Persepsi Generasi Muda terhadap Perempuan yang Membayar Separuh (Split-Bill) dalam Kencan : Cerminan Budaya dan Konstruksi Peran Gender

Authors

  • Suci Nurillahi Amran Sugeha State University of Gorontalo image/svg+xml Author
  • Cholisiyah Khairani Boulu Author
  • Saniyyah Salsabillah Abdul Author
  • Nazwa Rizkia Ismail Author
  • Afifa Syahira Stion Author

Keywords:

split bill, generasi muda, peran gender, kemandirian perempuan

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana generasi muda Indonesia memaknai tindakan perempuan yang membayar separuh biaya saat kencan (split bill) serta bagaimana nilai budaya dan konstruksi gender memengaruhi persepsi tersebut. Studi ini bermanfaat untuk memberikan gambaran mengenai perubahan norma sosial dan dinamika peran gender pada generasi modern. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara daring berbasis chat. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih enam partisipan berusia 18–20 tahun dari wilayah Gorontalo. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda cenderung memandang split bill sebagai bentuk kemandirian, kesetaraan, dan negosiasi peran dalam hubungan. Meskipun demikian, sebagian responden masih menunjukkan pandangan tradisional yang menempatkan laki-laki sebagai pihak yang seharusnya membayar penuh sebagai simbol sopan santun atau maskulinitas. Secara keseluruhan, temuan mengungkap adanya tarik-menarik antara nilai tradisional dan nilai modern dalam membentuk persepsi generasi muda. Penelitian ini menegaskan bahwa praktik split bill tidak hanya terkait ekonomi, tetapi juga mencerminkan perubahan konstruksi gender dalam masyarakat.

Kata kunci: split bill, generasi muda, peran gender, kemandirian perempuan

 

 

Abstract

This study aims to explore how Indonesian youth perceive women who pay half of the expenses during dates (split bills) and how cultural values and gender constructions shape these perceptions. The study offers insights into changing social norms and evolving gender roles among the younger generation. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through online chat-based interviews. Purposive sampling was used to recruit six participants aged 18–20 from Gorontalo. Data were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that most young people view split bills as a sign of independence, equality, and negotiated roles within relationships. However, some participants still expressed traditional views, considering men responsible for paying as a form of politeness or masculinity. Overall, the results highlight the tension between traditional and modern values in shaping youth perspectives. The study concludes that split bill practices reflect not only financial decisions but also broader shifts in gender role construction in contemporary society.

Keywords: split bill, youth, gender roles, women’s independence

Downloads

Published

2025-12-22