Intervensi Psikoedukasi Melalui Media Visual Huyula dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Terhadap Kesehatan Mental
Keywords:
Psikoedukasi, Media Visual, Huyula, Psikologi IndigenousAbstract
Masyarakat komunal di Indonesia sering kali menghadapi tantangan berupa keterbatasan literasi Kesehatan mental akibat dominasi pendekatan teori Barat yang bersifat individualistis. Penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan nilai kearifan lokal Gorontalo, Huyula, sebagai instrument psikoedukasi Kesehatan mental berbasis psikologi indigenous. Manfaat penelitian ini adalah menyediakan strategi promosi Kesehatan jiwa yang relevan secara kultural guna menekan stigma negative di Masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analitis melalui Teknik analisis isi (content analysis). Partisipan atau sasaran diseminasi intervensi ini adalah masyarakat umum, khususnya generasi muda pengguna media sosial Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi tiga pilar Huyula yaitu Ambu, Ti'ayo, dan Ati/Hileiya ke dalam media visual poster berhasil menyederhanakan konsep psikologi komunitas yang abstrak menjadi representasi konkret yang mudah dipahami. Secara kualitatif, intervensi media visual ini mendapat respons positif dari audiens dan terbukti efektif mematahkan kesan kaku pada isu kesehatan mental. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa penguatan ketahanan mental masyarakat dapat diakselerasi secara optimal dengan mengaktivasi kembali nilai-nilai gotong-royong tradisional yang adaptif.
