Gambaran Budaya Lokal terhadap Pembentukan Stereotip Gender pada Masyarakat di Gorontalo
Keywords:
Budaya Lokal, Fenomenologi, Gorontalo, Peran Gender, Stereotip GenderAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya lokal Gorontalo berperan dalam pembentukan stereotip gender yang mempengaruhi pembagian peran, perilaku, serta ekspektasi sosial terhadap laki-laki dan perempuan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif fenomenologi, penelitian ini melibatkan partisipan dewasa awal berusia 18-40 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, stereotip gender tradisional masih kuat, di mana laki-laki diposisikan sebagai pemimpin dan pencari nafkah, sementara perempuan dipandang sebagai yang bertanggung jawab pekerjaan di rumah dan penjaga kehormatan keluarga. Kedua, stereotip gender ditanamkan sejak mana kanak-kanak melalui sosialisasi nilai budaya, yang menyebabkan pembatasan ruang gerak terutama bagi perempuan. Ketiga, terdapat pergeseran nilai pada generasi muda yang lebih fleksibel dalam membagi peran serta menunjukkan sikap kritis terhadap stereotip gender. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya lokal berperan signifikan dalam mempertahankan maupun mengubah konstruksi gender di Gorontalo.
